Duka Anak Rantau

Gemercik hujan kala malam telah hening

Dan ribuan desah angin berduyun-duyun menyeret lamunan

yang terhempas di antara bukit-bukit terjal kampung halaman.

Aku ingat mereka………

Ku rindukan sesuatu yang tak pernah ada

Saat jiwa ini berhenti berkata

Hidup ini tak mudah kawan

Jalan ini begitu panjang dan berliku

Pundak ini terasa ngilu memikul beban begitu berat

Hatiku selalu gusar kala menatap bulan semakin renta

Hingga kantongpun turut mengering tanpa sisa.

Biarlah lautan ku arungi dan tubuh semakin rapuh demi satu tujuan.

Jaya dan bangkit karena cita-cita

Dukaku anak rantau

Di kala senja telah tiba.

 

Bdg-28-12-2008 By: isep

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s