Cinta Dan Pemberontakan

Udara dingin di tengah-tengah malam nan pekat

Dan dinding-dinding kamar yang tengah membisu

Mungkin mereka tahu tentang aku dan hati yang tengah kalut.

Kemarin aku menangisi cinta yang tengah terapung,

Tak terbentur langit-langit tak jua menapaki jejak si tikus liar.

Kini tak lagi ku rasakan hal yang sama,mungkin ia telah pergi bersama desau angin

Biarkan ia bisu atau terkubur bersama cinta lalu.

Anganku gugah tuk berontak,satukan kekuatan membangun jiwa-jiwa renta.

Menyatu pada dinding-dinding yang kokoh,bergerak secepat jangkrik malam

Tanyakan persekutuan pada gemercik air-air.

Mengapa cinta begitu mudah mempermainkan ku

Meratap iba kadangkala terbuai karnanya.

Bdg-23-11-2008 By:ISEP

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s